Penjelasan Lengkap
Ide ini dilihat sebanyak : 981 kali.
Usaha seng (genteng) berbahan daur ulang dari limbah plastik (odol, shampo,kosmetik,bedak,botol farmasi,dll) cukup menggiurkan karna selain berbahan dasar yang murah, daya tahan produk jadi juga bisa maksimal hingga kurang lebih 10tahun pemakaian, pernah dicoba di negara brasil, berhasil.
(Nama Perusahaannya Alluse, http://www.alluse.com.br/)
Melihat potensi progress pembangunan rumah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua, usaha material seng (genteng) berbahan daur ulang sangat prospektif sekali, tantangan terbesar ialah dipenyediaan bangunan tempat usaha/Pabrik dan Mesin pengolah (akan lebih murah kalau bisa dibuat oleh para insinyur dalam negri).
Minimal butuh 3Mesin: Penghancur --> Mixer --> Pencetak (papan/seng)
Harga dapat bersaing dengan produk seng lokal lainya berbahan plastik. Produk ini ketahanannya jauh melebihi plastik dan kayu.
keunggulan seng (genteng) berbahan daur ulang, ialah bisa mengurangi sampah limbah plastik, juga membangun usaha lokal yang global, karna potensi sampah dari limbah plastik se-Indonesia sangat besar sekali, kalau potensi ini bisa dimanfaatkan dari segi "pengolahan industri" bukan menjual raw material "sampah" ke luar negri, besar sekali multiplayer effect dari usaha Seng (Genteng) berbahan daur ulang.
keunggulan lainya: tidak berisik ketika hujan, mampu meredam panas, mudah diaplikasikan dilapangan, harga bahan baku yang murah, menyebabkan harga jual produk dapat bersaing secara murah meriah dipasaran, dikhususkan bagi segmen menengah dan menengah ke bawah (mayoritas penduduk indonesia).
Dengan Mesin yg cocok, bisa didiversifikasi ke produk lain, seperti Meja & Kursi Sekolah, perabot berbahan sampah plastik.
Perkiraan Dana 650juta, itu sangat kondisional.
Mungkin bisa lebih murah mungkin bisa 2x lebih mahal. ayoo.. siapa ada modal
